No module Published on Offcanvas position

Virtual Summer Program (Day 2) : "Indonesian Traditional Games and Its Values in Building Character of Children"

Cibiru, UPI (02/09/2021). Permainan tradisional merupakan permainan yang berasal dari warisan nenek moyang dan erat kaitannya dengan tradisi atau adat istiadat masyarakat setempat. Pada umumnya, kita sering melihat permainan tradisional dimainkan oleh anak-anak, baik secara peorangan atau secara bersama-sama. Permainan tradisional memiliki sifat sederhana dan murah sehingga mudah di mainkan oleh anak-anak. Permainan tradisional dapat dimainkan menggunakan alat dan bahan sederhana yang ada disekitar seperti tongkat kayu, batu, dan lain sebagainya.  Hal inilah yang menjadi keunikan permainan tradisional jika dibandingkan dengan permainan modern yang biasanya merupakan buatan pabrik dan harus di beli.

Permainan tradisional banyak dirindukan oleh generasi tahun 90-an karena sangat menarik dan memiliki banyak manfaat. Manfaat dari permainan tradisional yaitu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti nilai karakter kejujuran, disiplin, tanggung jawab, religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong. Namun, pada saat ini jarang terlihat anak-anak memainkan permainan tradisional. Hal ini karena seiring berkembangnya zaman dan adanya kemajuan teknologi, permainan tradisional mulai tergeser oleh permainan modern seperti game pada smartphone, lego bricks, dan lain sebagainya. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk melestarikan dan mengenalkan kembali permainan-permainan tradisional agar tidak terlupakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Salah satu upaya pengenalan kembali permainan tradisional, Program Studi PGPAUD Kampus UPI di Cibiru menyelenggarakan virtual summer program dengan materi “Indonesian Traditional Games and Its Values in Building Character of Children” yang dilaksanakan pada pertemuan ke-2.

Pada pertemuan ke-2 virtual summer program yang dilaksanakan hari Kamis (02/09/2021) dihadiri oleh seluruh peserta asing dan nasional. Pematerian pada pertemuan ke-2 mengenai berbagai macam permainan-permainan tradisional yang ada di Indonesia disampaikan oleh bapak Dr. M. Zaini Alif, S.Sn., M.Ds., dari ISBI Bandung yang telah mendirikan salah satu komunitas untuk melestarikan permainan tradisional yaitu “Komunitas Hong”. Selain pematerian mengenai berbagai macam permainan tradisional yang ada di Indonesia, bapak . M. Zaini Alif, S.Sn., M.Ds, juga mengajak seluruh peserta untuk praktik membuat kura-kura dan monyet dari sarung. Hal ini sangat menarik dan menambah wawasan baru bagi para peserta. Dalam pematerian pertemuan ke-2 ini, permainan tradisional sebagai warisan budaya disosialisasikan ke dalam skala internasional sehingga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para praktisi dan akademisi, khusunya dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini.

Ayu Hopiani