MAHASISWA PRODI PGPAUD JADI PETUGAS UPACARA HARI PAHLAWAN

Cibiru UPI. Upacara hari pahlawan pada tanggal 10 November pada tiap tahunnya selalu dilaksanakan dilingkungan Kampus UPI Cibiru sebagai instansi pemerintah yang mengedepankan pendidikan. Upacara kali ini merupakan rangkaian upacara rutin pada tiap senin yang dilakukan oleh mahasiswa, pada kesempatan kali ini mahasiswa Prodi PGPAUD semester V (lima) mendapat giliran sebagai petugas upacara.


Bertepatan momentum pada bulan november dimana pada tanggal 10 merupakan hari pahlawan, maka upacara tersebut digabung dengan upacara peringatan hari pahlawan dan kebetulan berdasarkan surat edaran Direktur Kampus UPI di Cibiru nomor: 656/UN40.C1/KM/2018 bahwa upacara peringatan hari pahlawan tanggal 10 November dilaksanakan pada hari Senin (12/11/2018), sehingga kegiatan upacara digabung dengan upacara peringatan hari pahlawan tahun 2018 kali ini.
Tema dari upacara peringatan hari pahlawan kali ini adalah “Semangat Pahlawan di Dadaku”, sebagaimana disampaikan oleh pembina upacara Dr. Ai Sutini, M.Pd. (ketua prodi PGPAUD Kampus UPI Cibiru). Dikutip dari isi pidato kementerian sosial RI yang dibacakan langsung oleh pembina upacara bahwa “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara. Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa lndonesia untuk melakukan introspeksi diri. sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nirai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.”


Upacara yang berlangsung begitu hidmat dimulai pada pukul 07:00 dihalaman depan gedung perkantoran Kampus UPI Cibiru, dihadiri langsung oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, para mahasiswa, perwakilan UKM dan Oramawa, mahasiswa kerjasama Aceh dan mahasiswa PPG yang menjadi pembeda dari upacara sebelum-sebelumnya. (din)